Gerakan Kemanusiaan Kanjuruhan, Aremania suarakan keadilan di pertigaan Janti Barat Malang

Gerakan Kemanusiaan Kanjuruhan, Aremania suarakan keadilan di pertigaan Janti Barat Malang

Pada hari ini (Minggu, 20/11/2022) supporter Aremania mengadakan Aksi Gerakan Kemanusiaan di berbagai titik lokasi wilayah Malang. Kegiatan ini serentak dilakukan mulai wilayah Blimbing, Landungsari, Bumiayu, Lesanpuro, Sawojajar. Salah satunya gerakan ini juga dilakukan oleh Aremania Bandungrejosari, Sukun. Sebanyak sekitar 500 orang suporter serta masyarakat mengenakan atribut hitam.

Gerakan Kemanusiaan Aremania di Pertigaan Janti Barat Sukun / Foto : Purwan

Bertempat di Pertigaan Janti Barat, para suporter melakukan orasi dan pidato untuk terus menyebarkan semangat suarakan keadilan bagi korban tragedi Kanjuruhan 1 Oktober 2022 lalu. Sebagai pengingat, tragedi Kanjuruhan merupakan tragedi sepak bola yang paling banyak memakan korban di Indonesia. Menurut data yang beredar, sejumlah 132 orang meninggal dunia, 96 orang mengalami luka berat dan sekitar 484 orang luka ringan.

Kegiatan ini dimulai sekitar pukul 13.00 WIB. “Rekan-rekan mulai menuju pertigaan Janti Barat sekitar pukul 13.00 WIB” tutur salah satu peserta. Dalam aksi tersebut tampak seluruh peserta memakai atribut hitam.

Aremania Berkumpul di Janti Barat / Sumber : CCTV Online Kota Malang

Kegiatan ini merupakan aksi damai dan seruan menyuarakan keadilan bagi korban tragedi Kanjuruhan. Dimulai dengan membaca Shalawat Jibril bersama-sama, dilanjutkan dengan orasi dan mengheningkan cipta serentak dan musikalisasi. Pada akhir acara dilakukan kirim Fatihah dan doa bersama untuk para korban Kanjuruhan.

Aremania Berkumpul di Janti Barat / Sumber : CCTV Online Kota Malang

Gerakan ini berjalan kondusif, meskipun terjadi kemacetan sesaat, peserta memberikan akses dengan santun kepada pengguna jalan. Orator juga mengingatkan seluruh peserta agar tetap menjaga sampah masing-masing.

Aremania Berkumpul di Janti Barat / Sumber : CCTV Online Kota Malang

Tampak beberapa orang bertugas mengatur lalu lintas saat kegiatan berakhir. Gerakan kemanusiaan ini berakhir sekitar pukul 13.40 WIB ditandai dengan keluarnya Truk pembawa sound system orator dari area Pertigaan Janti Barat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *